Cari info atau berita lainnya di internet? Ketik dan cari di sini.
Custom Search
Selasa, 08 Februari 2011 - 07:40:50 WIB
Bahaya Rokok Bagi Pencernaan
Diposting oleh : administrator
Kategori: Kesehatan - Dibaca: 1401 kali

Bagi seorang perokok kebiasaan merokok sudah seperti kebutuhan dan terkadang tak kalah pentingnya dari makan. Namun bagaimanakah bahaya rokok terhadap lambung atau pencernaan? Kerap merasa begah di bagian lambung, itulah yang dirasakan Ray Sihombing, 32 tahun, belakangan ini. Pria yang bekerja di perkantoran Pacific Place, Jakarta Selatan, ini mengira penyakit maag-nya kambuh karena beberapa waktu sebelumnya ia pernah dirawat di rumah sakit akibat sakit maag.
"Rasanya seperti kembung di perut, padahal saya enggak telat makan," ujar Ray ketika ditemui di kediamannya di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Setelah berkonsultasi kepada dokter, ternyata Ray pun diduga mengalami sakit pada lambung karena terlalu banyak merokok. Ray mengakui ia memang seorang perokok. "Setiap hari saya merokok satu bungkus atau 20 batang," katanya.
Masyarakat pada umumnya mengetahui merokok berdampak buruk pada kesehatan jantung dan pernapasan. "Padahal rokok juga tidak baik untuk organ pencernaan, yaitu lambung. Banyak orang yang tidak memperhatikan itu," kata dokter spesialis penyakit dalam Ari Fahrial Syam pada konferensi pers yang digelar di Sekretariat Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat lalu.
Ari menjelaskan, asap yang dikeluarkan dari rokok mengandung macam-macam zat yang reaktif terhadap lambung. Nikotin dan kadmium, yang merupakan zat bersifat racun dalam rokok, akan mengakibatkan kerusakan dan luka pada lambung. "Sehingga merokok akan memperberat sakit maag," kata Ari.
Karena itu, perokok yang menderita sakit maag mesti menghentikan kebiasaan merokoknya dulu jika ia ingin sembuh. "Pasien saya ada yang sakit maag-nya kambuh lagi karena merokok," kata peraih Young Clinician Award pada World Congress of Gastroenterology Bangkok 2002 ini.
Gas yang diproduksi rokok dan masuk ke lambung, kata Ari, akan membuat lambung menjadi penuh. "Itulah sebabnya, orang yang merokok akan berkurang makannya karena sudah kenyang duluan oleh asap rokok," kata Ketua Bidang Advokasi Pengurus Besar Persatuan Ahli Penyakit Dalam Indonesia ini.
Rokok, Ari melanjutkan, juga mengandung karsinogenik dalam jumlah yang cukup besar. Karsinogenik adalah zat yang bisa menyebabkan kanker. Karena itu, tidak mengejutkan jika merokok merupakan satu faktor terbesar yang dapat menyebabkan kanker pankreas. "Sebanyak 80 persen penderita kanker pankreas adalah perokok," kata Ari. Jika seseorang menghentikan kebiasaan merokoknya, Ari menambahkan, kemungkinan ia terkena kanker pankreas akan berkurang.
Alat pencernaan lain yang dapat mengalami kerusakan akibat merokok adalah kerongkongan. Asap rokok yang melalui kerongkongan terus-menerus dapat mengakibatkan seseorang menderita kanker kerongkongan. Merokok juga dapat mengakibatkan kanker mulut dan lidah.
Seperti diketahui, rokok memiliki berbagai zat yang dapat menjadi racun bagi tubuh. Zat dalam rokok yang bisa menjadi racun, antara lain nikotin, kadmium, naphthalene (pengawet), arsenik, dan metanol.
Sumber: TempoInteraktif.Com (Fanny F.)
Anda suka artikel/informasi di atas? Bila anda Facebooker klik tombol FB Like di bawah atau
bagikan kepada teman-teman Anda di Google+, Twitter, dan FB lewat tombol share di bawah
| Tweet |
Komentar :
| kumpulan tips blogspot 25 April 2011 - 01:35:43 WIB Terima kasih informasinya menambah bahan refensi dan keilmuan saya |
Cari info atau berita lainnya di internet? Ketik dan cari di sini.

- Sebab Ilmiah Orang Lapar Mudah Marah
- Minuman Bersoda Membahayakan Kesehatan
- BJ Habibie Berniat Mendonorkan Matanya
- Penggunaan Ponsel pada Anak Disarankan Irit
Isi Komentar :








Number of Visits today
Number of Visits yesterday
Total number of visits 


