Cari info atau berita lainnya di internet? Ketik dan cari di sini.
Custom Search


Kamis, 29 September 2011 - 15:38:37 WIB
Google Bangun Pusat Data Di Asia, Habiskan 200 Juta Dolar
Diposting oleh : administrator
Kategori: Internet - Dibaca: 428 kali

Agaknya Google Inc telah menganggap Asia sebagai potensi besar bagi bisnisnya sehingga bermaksud membangun pusat data di tiga negara Asia: Singapura, Taiwan dan Hong Kong. Pendirian pusat data ini nantinya menghabiskan investasi lebih dari US$ 200 juta. Dengan pendirian pusat data ini, Google akan meningkatkan akses internet yang lebih cepat dan lebih aman di wilayah Asia. Dalam pernyataannya seperti yang dikutip Wall Street Journal, Rabu, 28 September 2011, untuk rencana ini, Google telah mengakuisisi sejumlah lahan di tiga negara tersebut.

Google telah memperoleh lahan seluas 2,45 hektare di Jurong Barat Singapura. Sementara di Taiwan, Google mengakuisisi lahan 15 hektare di Changhua County. Sedangkan di Hong Kong, Google sudah mempunyai lahan 2,7 hektare di kawasan Kowloon.

Pusat data ini akan mulai beroperasi antara satu sampai dua tahun sejak proses konstruksi dimulai. Google berencana akan menambah lima sampai 20 staf penuh waktu di pusat data Taiwan. Saat ini Google telah memiliki 15 kantor dan ribuan karyawan di seluruh wilayah Asia-Pasifik, termasuk sebuah kantor di Taiwan.

Pusat data ini tidak ubahnya sebuah rumah komputer, yang terdiri atas sistem telekomunikasi dan sistem penyimpanan, dan juga mencakup cadangan pasokan listrik serta perangkat keamanan.

Ini merupakan langkah yang pertama kalinya bagi Google menempatkan pusat datanya di kawasan Asia-Pasifik dan beroperasi secara penuh. Saat ini Google telah memiliki dan mengoperasikan enam pusat data di Amerika Serikat, serta satu di Finlandia dan satu lagi di Belgia.

Google memutuskan untuk membangun pusat data setelah melihat lalu lintas penggunaan internet yang semakin tinggi di kawasan Asia. Begitu pula dengan meningkatnya pengguna baru di seluruh Asia.

Demikian pula dengan meningkatnya orang yang menggunakan smartphone dan komputer tablet untuk mengakses internet dan video online, membuat kebutuhan data bandwidth menjadi lebih tinggi lagi.

Google mengatakan pembangunan pusat-pusat data di Singapura, Taiwan dan Hong Kong ini merupakan tahapan penting bagi investasi Google di kawasan ini.

Ada beberapa pertimbangan Google dalam membangun ketiga pusat data di Asia tersebut, yakni kedekatan dengan pengguna, infrastruktur yang kuat, kekuatan yang dapat diandalkan, ketersediaan pekerja terampil, dan adanya peraturan bisnis dan biaya yang wajar, sebagaimana dinyatakan oleh Manajer Komunikasi Kebijakan Google di Asia, Taj Meadows.

Asia bukanlah kawasan yang mudah bagi Google. Seperti halnya Cina, beberapa negara Asia Tenggara seperti Thailand dan Vietnam berusaha membatasi perdebatan politik secara online. Dalam beberapa tahun terakhir, negara-negara tersebut mencoba memblokir beberapa situs seperti Facebook. Google juga menghadapi rintangan dalam memperluas bisnisnya di Cina, yang membuat Google kehilangan pangsa pasar di negara tersebut. Tak mau mengikuti kebijakan sensor pemerintah Cina, Google kemudian mengalihkan mesin pencarinya ke Hong Kong.

Sumber: TempoInteraktif.Com


Anda suka artikel/informasi di atas? Bila anda Facebooker klik tombol FB Like di bawah atau
bagikan kepada teman-teman Anda di Google+, Twitter, dan FB lewat tombol share di bawah

               


Komentar :


  Cari info atau berita lainnya di internet? Ketik dan cari di sini.






Isi Komentar :
Nama:
Website
(misal: www.domain.com, tanpa http://)
:
Komentar:
 
  (Masukkan 6 kode diatas)